Gara-Gara Kirim Foto, Ratu Namira Dihujat Pick Me. Apa Itu Pick Me Girl?
- Administrator
- Minggu, 23 Agustus 2026 15:27
- Trending
Selebgram Ratu Namira belakangan ramai dihujat netizen gara-gara ia mengirimkan foto dirinya ke Ali Haidar, seorang petinju yang merupakan salah satu temannya. Menanggapi rumor miring itu, Ratu memberi klarifikasi (12/8/2026) bahwa foto yang ia kirimkan ke Ali itu adalah foto outfit untuk meminta pendapat Ali mengenai pakaian yang akan dikenakannya, bukan fotonya yang berbikini seperti yang ramai disebut.
Salah satu hujatan netizan pada Ratu Namira adalah ia disebut sebagai pick me girl. Pasalnya, netizen melihat di berbagai foto sebelumnya, Ratu sering terlihat berfoto dengan gestur nempel dan terlalu akrab dengan cowok-cowok yang sebetulnya sudah punya pasangan.
Apa sih istilah pick me?
Untuk memahaminya, termasuk pergeseran maknanya, mari kita kembali ke tahun 2000-an saat film A Cinderella Story sedang populer. Tokoh Sam yang diperankan Hilary Duff memilih makan burger daripada rice cake yang membuat Austin, si cowok tokoh utama film ini, terkesan. Perilaku Sam ini memberikan citra dirinya sebagai cewek yang asyik dan menyenangkan karena tidak terlalu pusing dengan diet ketat.
Taylor Swift dalam lagunya "You Belong With Me," liriknya menggambarkan bagaimana ia mengenakan sepatu kets dan duduk di tribun penonton, sementara pacar dari pria yang ia taksir mengenakan sepatu hak tinggi dan merupakan kapten cheerleader. Perbedaan-perbedaan ini menyiratkan bahwa ia adalah sosok yang lebih santai dan terasa lebih "membumi" atau mudah didekati.
Dikutip dari verywellmind.com, belakangan, Generasi Z mempopulerkan istilah #PickMeGirl sebagai sebuah ejekan. Istilah ini bermula dari ungkapan "Aku tidak seperti perempuan lain." Seorang perempuan yang dicap sebagai "pick me girl" kerap diejek karena mengubah dirinya demi mendapatkan pengakuan dari laki-laki. Hal ini menyiratkan bahwa ia sangat berhasrat untuk dianggap sebagai pilihan yang lebih baik.
Ciri-ciri "Pick Me Girl"
Marvy Beckman, Co-Chief Executive Officer di Sunstar Virtual Behavioral Solutions, mengungkapkan bahwa seorang "pick me girl" mungkin akan menyesuaikan cara bicara, penampilan, dan kepribadiannya agar bisa lebih dekat dengan orang-orang yang ingin ia buat terkesan. Ia rela menghabiskan waktu di lingkungan tertentu atau menonjolkan hal tertentu dalam dirinya meski hal itu membuatnya tidak nyaman.
Beberapa cirinya adalah sebagai berikut:
- Bangga karena merasa berbeda dari wanita lain
- Tidak terlalu manja atau feminin
- Terus-menerus mencari pengakuan dari orang lain, terutama pria
- Ingin dikenal sebagai sosok keren yang bisa bergaul akrab dengan kaum pria
- Tidak banyak menuntut, santai, atau chill
- Merendahkan pencapaian dan minatnya sendiri
Tidak dipungkiri, label "pick me girl" memiliki konotasi negatif karena menyiratkan bahwa seorang wanita mendasarkan nilai dirinya pada pengakuan atau validasi dari laki-laki. Kebutuhan akan validasi ini sering kali dipicu karena ia merasa rendah diri. Meskipun perilakunya mungkin terasa menjengkelkan bagi sebagian wanita lain, perlu disadari bahwa si cewek pick me ini mungkin sedang bergulat dengan masalah kepercayaan diri.
Sebelum istilah pick me girl ini populer, mengubah diri demi memenuhi preferensi pria merupakan hal yang lumrah dilakukan banyak orang. Namun kini, adanya label ini sebetulnya justru bisa mencari alat bantu untuk menyadari bahwa perilaku seperti itu merugikan dan mempengaruhi cara pandang perempuan terhadap dirinya sendiri.
Karena itu, ketika seseorang tahu dirinya mendapat julukan sebagai pick me girl, penting baginya untuk mengambil inisiatif untuk membuka diri kepada orang lain dan bila diperlukan mencari bantuan profesional apabila ia semakin terobsesi merendahkan dan menghina orang lain.